
Konflik Gaza adalah kampanye militer Israel yang berkelanjutan di wilayah Palestina Gaza yang dimulai pada Oktober 2023 setelah serangan Hamas terhadap Israel.
Konflik ini telah menghasilkan korban sipil yang luas, krisis kemanusiaan, dan perpindahan di seluruh Jalur Gaza.
Hingga 2026, konflik tetap aktif dengan kekhawatiran kemanusiaan yang signifikan. Dokumentasi terkini mencakup laporan tentang penderitaan warga sipil, termasuk berita bahwa "Umat Kristiani Gaza berduka atas ibu dan anak perempuan yang terbunuh dalam serangan Israel." Konflik mempertahankan prominensi geopolitik tinggi dengan 61 sinyal terlacak terkait Gaza dalam sistem pemantauan.
Konflik melibatkan ketegangan regional yang lebih luas, dengan sinyal terhubung yang dilacak dari Iran dan Israel di seluruh jaringan geopolitik. Perhatian internasional tetap fokus pada perlindungan sipil, akses kemanusiaan, dan prospek gencatan senjata atau resolusi. Konflik terus menghasilkan dokumentasi substansial tentang dampak kemanusiaan dan sosialnya terhadap populasi Gaza.